Tercatat 2.542 Pendatang Baru, Dinas Dukcapil DKI Jakarta Buka Layanan Adminduk di Sejumlah Wilayah

TOMANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta mengutip Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat, sebanyak 2.542 pendatang baru memasuki Ibu Kota setelah arus mudik Lebaran 2026.

Kepala Disdukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, mengatakan data tersebut dihimpun dalam periode Rabu (25/3/2026) hingga Senin (6/4/2026).

“Total pendatang baru pasca-Lebaran terhitung sejak 25 Maret hingga 6 April 2026 mencapai 2.542 orang,” ujar Denny Wahyu Haryanto, Selasa (7/4/2026).

Dari jumlah tersebut, 1.281 orang merupakan perempuan, sementara 1.261 orang lainnya laki-laki. Meski demikian, Denny menegaskan bahwa angka tersebut masih bersifat sementara.

Ia menjelaskan, Disdukcapil masih menunggu rekapitulasi layanan administrasi kependudukan (Adminduk) yang dijadwalkan berlangsung hingga 25 April 2026.

“Untuk tahun ini, kami masih menunggu data layanan Adminduk mulai dari 25 Maret sampai dengan 25 April 2026,” kata Denny Wahyu Haryanto.

Sehari sebelumnya, Denny Wahyu Haryanto terus mengingatkan kepada para pendatang baru di DKI Jakarta untuk melaporkan keberadaannya ke ketua RT dan RW setempat.

“Bagi seluruh warga DKI Jakarta, terutama para pendatang, jangan lupa melaporkan kedatangannya ke pengurus RT/RW setempat karena 1×24 jam wajib melapor. Siapkan dokumennya agar pelayanan dapat berjalan dengan baik dan saya ingatkan kembali bahwa layanan adminduk di DKI Jakarta semuanya gratis,” ujar Denny Wahyu Haryanto, di Kelurahan Kapuk pada Senin (6/4/2026).

Kali ini Dinas Dukcapil Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan sosialisasi kepada pengurus RT dan RW sekaligus membuka layanan jemput bola administrasi kependudukan di sejumlah wilayah Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Giat Bina Kependudukan: Sosialisasi Pendatang Baru Pasca Lebaran 2026.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pendatang baru, agar tertib melaporkan dan memperbarui dokumen administrasi kependudukan setelah arus urbanisasi pasca Hari Raya Idul Fitri.

Kegiatan sosialisasi telah dimulai pada 1–30 April 2026 di seluruh kota administrasi dan kabupaten kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta.

Selain sosialisasi, Dukcapil juga menghadirkan layanan administrasi kependudukan secara langsung di tengah masyarakat. Layanan ini meliputi perekaman KTP elektronik, pembaruan Kartu Keluarga, hingga layanan administrasi kependudukan lainnya.

Program Giat Bina Kependudukan: Sosialisasi Pendatang Baru Pasca Lebaran 2026 ini pun direspon oleh para Kasektor di masing-masing wilayah DKI Jakarta, salah satunya di wilayah Jakarta Timur.

Petugas Sudin Jakarta Timur sedang memberikan pelayanan jemput bola kepada warga Rusun RGTC RW 10 Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung Senin (6/4/2026).

“Kami Sudin Dukcapil Jakarta Timur menyambut baik program dari Dinas dengan baik. Kita bisa lihat antusias warga di RW 10 Kelurahan Cakung Barat memanfaatkan program ini untuk mengurus keperluan administrasi. Beberapa pendatang baru juga terpantau dengan adanya koordinasi dengan ketua RT dan RW setempat,” kata Didit Kurniawan, Kasektor Cakung Barat di kantor Sekretariat RW 10, Senin (6/4/2026). Melalui kegiatan ini, Dukcapil DKI Jakarta berharap masyarakat dapat lebih memahami pentingnya administrasi kependudukan yang tertib dan akurat. Pendataan yang baik dinilai penting untuk mendukung perencanaan pembangunan sekaligus memastikan setiap warga memperoleh hak pelayanan publik secara optimal.