Akta Perceraian

Ketentuan Teknis

A. Pencatatan perceraian Penduduk WNI dan WNA berdasarkan putusan pengadilan Negeri dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap, dicatatkan oleh Suku Dinas/PPS/UPAK.

B. Pencatatan perceraian dilakukan bagi :
1. Perceraian Penduduk WNI
2. Perceraian Penduduk WNI dengan WNI bukan penduduk
3. Perceraian Penduduk WNI dengan WNA dan
4. Perceraian antar WNA .

C. Pencatatan perceraian terdiri dari:
1. Perceraian Penduduk di Wilayah RI
2. Perceraian Penduduk WNI di Luar Negeri dan
3. Pembatalan Perceraian

D. Dalam hal akta perkawinan Pemohon diterbitkan oleh Disdukcapil Luar Daerah, maka dilakukan pemberitahuan pencatatan perceraian kepada Dinas Dukcapil yang menerbitkan akta perkawinan untuk dilakukan catatan pinggir.

E. Pencatatan Perceraian dilaksanakan bersamaan dengan penerbitan KK dan KTP-el karena perubahan status perkawinan.


Persyaratan

Persyaratan Pencatatan Perceraian Penduduk WNI, WNI dengan WNA, antar WNA, dilaksanakan dengan memenuhi sebagai berikut:
a. Salinan keputusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap
b. Kutipan akta perkawinan atau surat pernyataan yang menyatakan kutipan akta perkawinan tidak dimiliki dengan alasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
c. KK dan KTP-el

Bagi  Orang Asing melampirkan dokumen:
a. Dokumen perjalanan
b. ITAP/ITAS/izin kunjungan